Buku ini memberikan solusi terhadap upaya extraordinary crimes dengan menempatkan hukum pidana sebagai primum remedium bagi pengembalian kerugian keuangan negara.
Buku ini membahas secara lengkap mengenai pengetahuan tradisional, mulai dari penjabaran konsep-konsep dasarnya. Kemudian mengenai dasar perlindungan hukum internasional, baik atas dasar hak asasi manusia maupun...
Buku di hadapan anda ini merupakan buku pertama yang mendiskusikan konsep empati secara menyeluruh dengan pendekatan psikologi sosial. Pembahasan di mulai dari sejarah, teori, metode dan aplikasi konseop empati dalam penelitian.
Kamus ini ditujukan membantu orang Indonesia, khususnya para pembelajar bahasa jepang mulai tingkat pemula hingga tingkat mahir, agar mampu dengan cepat mencari kosakata bahasa Jepang.
Buku ini menyajikan kepada pembaca tentang apresiasi bahasa dan sastra. Terdiri dari beberapa bab, materi pembahasan di buku ini dibuka dengan pembahasan tentang konsep dasar apresiasi bahasa dan sastra Indonesia. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan ihwal bentuk-bentuk apresiasi bahasa dan sastra Indonesia. Selanjutnya dibahas perihal bentuk sastra Indonesia dan unsur-unsur bentuk sastra. La…
Kita sudah cukup baik membuat orang mengira kita baik-baik saja. Sekarang saatnya jujur, yang kecewa, yang kelelahan, yang gak tahu kapan harus istirahat, kamu boleh marah, boleh menangis, boleh kalau ingin sendiri dulu. Boleh banget untuk perlu bantuan.
Buku Sepak Takraw Double Event ini merupakan buku pertama di indonesia bahkan di dunia perkembangan olahraga sepak takraw, materi yang disusun oleh penulis berdasarkan teori dan praktek yang telah di uji dilapangan berdasarkan teori dan referensi terbaru, karena latar belakang penulis buku ini adalah Dr. Abdul Gani, M.Pd merupakan seorang pelatih nasional indonesia yang telah mengaharumkan nama…
Rangkayo Syekhah El Yunusiyyah adalah ayam betina yang berkokok. Sejak belia, di zaman penjajahan, ia mendirikan sekolah muslimah pertama di Indonesia, Diniyyah Puteri.
Dalam kehidupan masyarakat, kita mengenal sejumlah kelompok yang paling mampu melakukan proses tawar-menawar, mengerahkan sumber-sumber kekuasaan secara maksimal dengan memilih saluran yang tepat untuk menyalurkan aspirasi mereka. Kelompok inilah yang kita kenal sebagai kelompok yang memiliki kekuatan politik.