Dulu, Tan Malaka sangat merisaukan makin menciutnya wilayah Republik Indonesia ini dengan berdirinya “Negara Boneka” yang dibentuk oleh Belanda. Sementara kaum kapitalis, kolonialis, dan imperialis berhasil mengacaukan perekonomian dan keuangan Republik Indonesia.
“Aksi massa tidak mengenal fantasi kosong seorang tukang putch atau seorang anarkis atau tindakan berani dari seorang pahlawan. Aksi massa berasal dari orang banyak untuk memenuhi kehendak ekonomi dan politik mereka.” –Tan Malaka