Karya sastra para siswa ini menggambarkan bagaimana dunia remaja madrasah penuh dengan cita-cita, rasa ingin tahu, dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.
Karya sastra para siswa ini menggambarkan bagaimana dunia remaja madrasah penuh dengan cita-cita,
Dari dulu sampai sekarang karya sastra tidak pernah pudar, karena karya sastra memiliki pesona tersendiri, yang tidak hanya selesai di tangan penulisnya tapi juga dapat membuka mata pembaca untuk mengetahui berbagai persoalan di dalamnya.
Karya sastra para siswa ini menggambarkan bagaimana dunia remaja madrasah penuh dengan cita-cita, rasa ingin tahu, dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.
Kabupaten Indramayu ibarat ibu pertiwi yang menyusui dua anak sekaligus sawah dan laut.
Buku ini bertutur tentang kisah keluarga yang kehilangan, sekumpulan sahabat yang merasakan kekosongan di dada, sekelompok orang yang gemar menyiksa dan lancar berkhianat, sejumlah keluarga yang mencari kejelasan makam anaknya, dan tentang cinta yang tak akan luntur.
Tentang kebahagiaan sebelum peristiwa Tsunami 1994. Di mana keluarga Bapak Purnomo masih utuh dan penuh canda tawa setiap harinya. Meskipun 'Bahagia' yang disematkan di atas masih harus dipertanyakan tetapi di antara rasa sakit yang ada dalam kisah ini, rasanya tidak pantas jika dibandingkan dengan bahagia yang dirasakan oleh ketujuh putra Bapak Purnomo. Tanpa diketahui siapapun, pada tah…
“Lidah mertua keras, tegak panjang, dan runcing di ujung. Sebagian orang tahu tanaman itu tidak cuma berfungsi sebagai tanaman hias, tanaman itu juga berfungsi menghisap polusi udara….dia bisa mengisap racun dan bau tidak sedap. Termasuk, racun-racun dari mulut tetangga.” Rumah tangga Rondasih dan Manas sedang tidak baik-baik. Perkara batas tanah dengan tetangga kanan-kiri yang kerap m…
Bagi Gibran, kebijaksanaan adalah permulaan yang baik bagi kehidupan. Dengan kebijaksanaan, orang-orang dapat melakukan berbagai kebaikan daripada kejahatan...